Berita

KPK/Net

Hukum

Sekjen Kemenag Bantah Rangkap Jabatan

RABU, 27 MARET 2019 | 19:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekjen Kemenag Mohamad Nur Kholis Setiawan yang baru saja diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah dirinya telah rangkap jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Padahal, Nur Kholis merupakan Plt Inspektorat Jenderal sekaligus menjabat sebagai ketua panitia seleksi (Pansel) pejabat tinggi di Kementerian Agama.

"Rangkap jabatan gimana? loh begini aturan didalam menejemen kepegawaian eselon 1 tidak bisa dijabat plt oleh eselon 2. Harus dijabat oleh eselon 1 yang lain," kata Nur Kholis kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (27/3).


Nur Kholis diperiksa oleh KPK dengan kapasitasnya sebagai Ketua Pansel Pejabat Tinggi di Kemenag. Dia membantah terlibat dengan sejumlah pihak yang telah ditetapkan tersangka oleh KPK.

Nur Kholis mengaku, penunjukkan dirinya sebagai Plt Irjen Kemenag itu dilakukan oleh Menteri Agama. Namun, saat tahun 2018 lalu dirinya mengaku terpilih sebagai Sekjen Kemanag dan penunjukkan itu pun lantaran terjadinya kekosongan jabatan di Kemenag.

"Nah mengapa kemudian saya ditugasi oleh menteri agama sebagai plt Inspektur Jendral? karena sejak 5 oktober 2018 kan saya dikukuhkan menjadi Sekjen Kemenag yang sebelum itu kan saya sebelum Irjen. Otomatis kan Irjen kosong. Tidak boleh ada kekosongan jabatan, sehingga saya mendapatkan surat perintah menteri untuk menjadi pelaksana tugas (plt) Irjen Kemenag," papar Nur Kholis.

Atas dasar itu, Nur Kholis membantah dirinya terlibat rangkap jabatan di Kementerian Agama. Terlebih, dilingkungan Kemenag terjadi rotasi jabatan merupakan hal biasa.  

"Jadi anda jangan hanya menyoroti 1 hal saja. Ada 14 rotasi yg kita lakukan," kata Nur Kholis.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya