Berita

PBB/Net

Dunia

Suriah Desak PBB Gelar Pertemuan Darurat Soal Dataran Tinggi Golan

RABU, 27 MARET 2019 | 19:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Suriah menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan mendesak atas keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel.
 
Dalam sepucuk surat yang dilihat oleh AFP, misi Suriah untuk PBB meminta presiden dewan, yang diduduku oleh Perancis, untuk menjadwalkan pertemuan mendesak membahas situasi di Golan Suriah yang diduduki. Suriah menilai bahwa pengajuan Amerika Serikat adalah pelanggaran atas resikusi Dewan Keamanan.
 
Namun belum ada agenda yang dijadwalkan untuk menggelar lertemuan atau diskusi soal permintaan Suriah itu.
 

 
Seruan ini dikeluarkan setelah awal pekan ini Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani proklamasi di mana Amerika Serikat mengakui pencaplokan Israel atas dataran tinggi yang strategis itu, meskipun resolusi PBB mengakui Golan sebagai wilayah yang diduduki Israel.
 
Israel diketahui menduduki Dataran Tinggi Golan dari Suriah selama Perang Arab-Israel 1967 dan terus menduduki sekitar dua pertiga wilayah Dataran Tinggi Golan yang lebih luas sebagai akibat langsung dari konflik.
 
Kemudian tahun 1981, Israel secara resmi mencaplok wilayah tersebut, dalam suatu tindakan dengan suara bulat ditolak pada saat itu oleh Dewan Keamanan PBB.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya