Berita

Rahmat Bagja dan Laode M. Syarief/RMOL

Politik

Bawaslu Catat 45 Kasus Politik Uang Dengan Fasilitas Negara Di Pemilu 2019

RABU, 27 MARET 2019 | 16:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat ada ratusan kasus dugaan politik uang dengan fasilitas pemerintah.

"Sudah ada tindak pidana Pemilu tentang politik uang dengan penggunaan fasilitas pemerintah sekitar 45 kasus di Pemilu, bukan di Pilkada. Di Pilkada sekitar 70," ujar anggota Bawaslu Rahmat Bagja kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/3).

Rahmat memaparkan, yang diperbolehkan itu dengan batasan Rp 60 ribu ke bawah dan harus berbentuk bahan ditempel seperti stiker atau foto calon anggota dan/atau parpol.


"Yang tidak boleh adalah gambar Soekarno Hatta 100 ribuan atau 50 ribuan itu yang tidak boleh," jelasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief bahwa ada syarat dan batas minimum penindakan. Syarat pertama, penindakan politik uang oleh KPK, jelas Laode, melibatkan penyelenggara negara.

"Saya ingin jelaskan juga pada masyarakat karena banyak sekali yang melaporkan politik uang ini ke KPK, padahal kewenangan KPK itu terbatas. Pelakunya itu harus penyelenggara negara, kalau masih calon dia belum penyelenggara negera," ujar Laode.

Laode menjelaskan, jika tindak pidana politik uang dilakukan bukan penyelenggara negara maka itu kewenanganan kepolisian dan kejaksaan.

Tidak semua kasus korupsi bisa diselesaikan oleh KPK," katanya.

Selanjutnya, kata dia, segi objeknya harus di atas Rp 1 miliar.

"Kurang dari itu kami tidak bisa mengapa-apakan," sambungnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya