Berita

Anwar Ibrahim/Net

Dunia

Putrinya Tuding Mahathir Mohamad Mantan Diktator, Ini Pembelaan Anwar Ibrahim

SELASA, 26 MARET 2019 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim membela Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad setelah dituding anggota parlemen Nurul Izzah Anwar, sebagai mantan diktator.

Dalam sebuah wawancara dengan Straits Times yang diterbitkan akhir pekan lalu, Izzah yang merupakan anggota parlemen Permatang Puah tersebut mengatakan bahwa Mahathir telah menyebabkan banyak kerusakan pada bangsa. 

Izzah, yang merupakan anak perempuan Anwar itu menambahkan bahwa dia patah hati oleh lambatnya janji-janji kampanye Pakatan Harapan (PH). Dia juga berjanji untuk mundur sebagai anggota parlemen federal setelah menyelesaikan masa jabatannya saat ini.
 

 
Menanggapi hal tersebut, pada hari Selasa (26/3), Anwar angkat bicara dengan mengatakan bahwa pernyataan Izzah umumnya ditujukan terhadap pemerintah PH dan tidak secara khusus ditujukkan pasa Mahathir.
 
"Saya pikir itu (kritik Nurul Izzah) tidak sepenuhnya ditujukan pada Tun Mahathir, tetapi juga diarahkan pada (pemimpin PH) lainnya yang menyuarakan pendapat mereka dan saling menyerang," katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut.
 
Anwar hanya mengatakan, dia dan keluarganya dengan kuat berada di belakang kepemimpinan Mahathir dan akan memberikan Mahathir ruang yang dia butuhkan untuk melaksanakan kebijakannya.
 
"Kami memberi ruang, karena ini tidak berarti kami tidak dapat memiliki perbedaan pendapat, atau menawarkan kritik," katanya seperti dikutip oleh Malay Mail.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya