Berita

Ustaz Haikal Hasan/Net

Politik

Twitter dan Whatsaap Dihack, Ustaz Haikal: Ini Pekerjaan Orang Penakut!

SENIN, 25 MARET 2019 | 02:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

. Kabar mengejutkan datang dari ulama sekaligus Juru Kampanye Prabowo-Sandi, Ustaz Haikal Hasan yang menyampaikan akun sosial medianya diretas orang tak dikenal dan menjatuhkan Capres Prabowo Subianto.

Kabar tersebut disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak melalui akun Twitternya, Minggu (24/3).

"Saya membantu menyampaikan informasi terkait akun Babe Haikal yang di hacked pihak yang tak bertanggungjawab," tulis Dahnil Anzar.


Dalam unggahannya, ia juga menyertakan video berdurasi 16 detik. Video tersebut merupakan pernyataan klarifikasi dari Ustaz Haikal langsung.

Melalui video yang disebarkan di media sosial, Ustaz yang akrab disapa Babe Haikal ini mengatakan jika akun sosial medianya telah diretas orang tak bertanggung jawab.

"Assalamualaikum. Teman-teman melalui Mas Dahnil, tolong disebarluaskan akun Twitter saya di-hack. Instagram, Facebook, handphone, WhatsApp grup juga," jelas Babe Haikal dalam video.

"Abaikan semuanya, karena ini adalah pekerjaan orang-orang yang penakut. Tolong sebarkan Mas Dahnil, tolong sebarkan!," sambungnya.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk mengklarifikasi adanya tulisan yang bernada tuduhan kepada Capres Prabowo Subianto yang tertulis di akun Twitternya, @haikal_hassan yang ternyata diretas.

Dalam tulisan itu, Ustaz Haikal menyebut jika ia melihat Prabowo tak Salat Jumat dan minum bir di Jogja. Namun belakangan unggahan itu ternyata bukan tulisannya. Saat ini, tulisan bernada negatif itu pun telah hilang.

Sontak, hal ini menyedot perhatian publik. Tak terkecuali Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Fahri yang dikenal gemar menggunakan sosial media ini memberikan dukungan kepada Ustaz Haikal dengan menyebarkan pernyataan klarifikasi Babe Haikal.

"Mari bantu sebarkan. Babe segera bikin akun baru," kata Fahri Hamzah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya