Berita

mantan Sekretaris (BUMN), Said Didu/Net

Politik

Said Didu: Baru Kali Ini BUMN Ditunggangi

SENIN, 25 MARET 2019 | 01:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Minggu (24/3) merayakan hari jadinya yang ke-21.

Namun di tengah gegap gempita, perayaan ini disoroti oleh mantan Sekretaris (BUMN), Said Didu. Menurutnya, perayaan ultah BUMN seharusnya berlangsung bulan depan.

"Ternyata perayaan ulang tahun Kementerian BUMN yang harusnya tanggal 13 April dimajukan 'perayaan' besar-besaran oleh BUMN di seluruh Indonesia," kata Said Didu di akun Twitternya, Minggu (24/3).


Ia pun curiga ada maksud lain dibalik perayaan yang dimajukan tersebut.

Bahkan, Said Didu menyebut jika perayaan yang digelar di beberapa tempat ini seakan memiliki agenda tersembunyi. Kendati demikain, ia tak menjabarkan maksud tersembunyi yang disinggungnya.

"Saya orang BUMN, baru kali ini BUMN 'ditunggangi' seperti ini," jelasnya.

"Berharap bahwa BUMN tetap semangat selamatkan BUMN dari intervensi politik," tutupnya.

Seperti diketahui, Minggu siang beberapa BUMN memang merayakan hari jadinya ke-21. Seperti yang terjadi di Tebing Tinggi, Sumut.

Perayaan yang digelar Jasa Marga ini bahkan disertai penjualan paket pangan murah dan santunan anak yatim yang dihadiri Menteri ESDM, Rini Soemarno.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya