Berita

Jokowi dan Prabowo/Net

Politik

Waketum Gerindra: 30 Persen Pemilih Jokowi Sudah Nyebrang Ke Prabowo

MINGGU, 24 MARET 2019 | 19:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Gerindra semakin optimis menatap hari pencoblosan pilpres yang tinggal hitungan hari menuju 17 April.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono bahkan berkeyakinan banyak pemilih yang belum menentukan pilihan sudah melabuhkan hati ke pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal itu menurutnya bisa dilihat dari antusiasme warga di daerah saat Prabowo maupun Sandi berkunjung. Masyarakat bahkan akan berswadaya untuk meramaikan acara kampanye tersebut.


“Kita menyiapkannya kampanye terbuka gampang saja, tinggal sebar undangan ke masyarakat lewat medsos untuk hadir, masyarakat pasti akan datang berduyun-duyun. Jadi enggak perlu dibayar,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/3).

Hal ini, kata Arief terjadi lantaran tim pemenangan Prabowo-Sandi yang tidak terdaftar di KPU mayoritas merupakan masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.

“Misalnya buruh, tukang bakso, pedagang pecel lele, supir, pedagang nasi goreng, petani, pemilik warung makan, dan lain sebagainya,” sambung ketua umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu.

Dengan menilik antusiasme warga tersebut, Arief yakin Prabowo-Sandi tidak hanya sudah menggaet undecided voters, tapi juga pemilih Jokowi-Maruf.

“Joko Widodo voters sudah hampir 30 persen sekarang ada di barisan Prabowo-Sandi ya,” tegasnya.

Di Jawa Tengah yang menjadi kantong suara Jokowi juga telah ditaklukan Prabowo-Sandi. Kata Arief, di tempat ini, elektabilitas pasangan 01 dan 02 hanya terpaut sedikit.

“Jateng sudah hampir imbang. Sebab masyarakat Jateng sudah merasakan kok kegagalan pengelolaan ekonomi di era Joko Widodo yang berimbas banyak pengangguran, anak putus sekolah, meningkatnya TKI Wanita dari Jateng dan daya beli masyarakat makin menurun drastis,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya