Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Saya Harap 2024 Foto AHY Digantung Di Istana

MINGGU, 24 MARET 2019 | 18:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden akal sehat yang juga filsuf dari Universitas Indonesia, Rocky Gerung turut hadir dalam kampanye terbuka Partai Demokrat yang digelar di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta, Minggu (24/3). Dia datang sebagai tamu istimewa dalam acara tersebut.

Rocky turut diberi kesempatan untuk berpidato di hadapan ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat. Dalam sambutannya, Rocky mengaku bangga dengan gaya kepemimpinan Komandan Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memimpin pemenangan Demokrat di Pemilu Serentak 2019.

Saat memberi sambutan, Rocky sempat menyinggung foto AHY yang banyak dikibarkan oleh kader dan simpatisan Demokrat. Dia kemudian mengutarakan keyakinannya bahwa foto tersebut lima tahun ke depan akan ada di Istana Negara.


"Di sini saya melihat foto AHY (Komandan Kogasma, Agus Harimurti Yudhoyono), saya harap 2024 nanti foto itu digantung di istana," kelakar Rocky.

Dia memastikan ucapannya itu bukan sebatas gombal belaka. Dia pernah berupaya melakukan uji materi soal ambang batas pencalonan presiden 20 persen kepada Mahkamah Konstitusi. Harapannya, kala itu bisa mengusung AHY sebagai calon di pilpres.

"Saya sebetulnya ingin Mas AHY ada di piplres kali ini, tapi proposal saya ditolak MK. Akibatnya karena ada presidential threshold 20 persen hanya lahir dua capres," jelasnya.

"Dua capres kan nggak semua terwakili. Saya percaya bahwa Pak SBY (Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono) bilang rakyat nggak boleh susah juga nggak boleh dungu," jelasnya.

Dengan kecerdasan yang dimiliki, Rocky yakin AHY bisa menjadi pemimpin masa depan Indonesia dan mampu menciptakan masyarakat yang berakal sehat.

"AHY artinya akal sehat haqul yakin. Karena saya hanya percaya akal sehat sebagai navigator politik indonesia," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya