Berita

Natalius Pigai/RMOL

Politik

PKB Dan Golkar Berpotensi Merapat Ke Prabowo-Sandi

MINGGU, 24 MARET 2019 | 00:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar merupakan dua partai yang berpotensi akan merapat kepada pasangan calon (Paslon) nomor urut 02 Prabowo-Sandi jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden 2019.

Hal itu diungkapkan Eks Komnas HAM Natalius Pigai kepada wartawan di Kawasan Tendean Jakarta Selatan, Sabtu (23/3).

Natalius menjelaskan pendapatnya itu, menurut dia, capres nomor urut 01 Joko Widodo dinilainya telah mencomot dan ikut mendompleng suara dari ormas Nahdlatul Ulama (NU) karena berpasangan dengan mantan Rois Aam Maruf Amin.


Jika kalah, lanjut Pigai, karena PKB didominasi oleh warga NU maka otomatis PKB akan merapat ke Prabowo-Sandi.

"Yang dimaksud mencomot dalam KBBI itu bisa orang dan pikiran tidak hanya lambang-lambang. Jokowi mencomot atribut NU. Dia tidak punya darah biru, dia tidak punya darah NU, dia adalah seorang abangan," ujar Pigai.

Tak hanya itu, Pigai juga menyebut Jokowi telah menghapus secara perlahan warisan dari Gus Dur ketika menjadi presiden. Contohnya, bebera kebijakan warisan Gus Dur telah dihapus pada era Jokowi.

"Jokowi juga membenamkan warisan-warisan Gus Dur, seperti merolling jabatan Panglima TNI, demokrasi, kebebasan pers, kebebasan sipil, pluralisme, karena itu PKB berpotensi akan cepat ikut. Apalagi kiyai NU banyak kan rata-rata pendukung Prabowo NU," papar Pigai.

Adapun, untuk partai Golkar, Pigai menyebut Golkar merupakan partai bersejarah dan menorehkan rekam jejak yang luar biasa. Apalagi, lanjut Pigai, pada Pilpres kali ini ponakan Jusuf Kalla yakni Erwin Aksa merupakan pesan tersirat dukungan dari Golkar kepada Prabowo-Sandi.

"Jadi, dua partai yang diperkirakan sudah akan gabung ke Prabowo pasca Pemilu itu adalah PKB dengan Golkar," demikian Pigai.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya