Berita

Politik

Pengamat: Dana Bansos Dan PKH Bisa Mobilisasi Calon Pemilih

SABTU, 23 MARET 2019 | 15:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Alokasi APBN Tahun 2019 yang dialirkan untuk dana Bantuan Sosial (Bansos) mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Terutama Program Keluarga Harapan (PKH) pemerintah Jokowi meningkat drastis mencapai Rp 100 Triliun. Alokasi dana dengan sebesar itu disiapkan di detik-detik jelang Pilpres.

Demikian disampaikan Pengamat Ekonomi Politik Salamudin Daeng disela-sela diskusi publik bertajuk "Penyalahgunaan Anggaran Dalam Kampanye" di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3).

"Program PKH dan lain-lain itu bersumber dari APBN. Tapi jumlahnya meningkat signifikan 100 Triliun lebih pada APBN 2019," ungkap Daeng.


Daeng juga mengungkapkan, besaran dana Bansos tahun 2019 mencapai angka cukup fantastis dan berpotensi memobilisasi masyarakat. Sebab, bantuan tersebut dicairkan menjelang Pemilu 2019.

"Dana Bansos 380 T lebih itu untuk 100jt orang. Kalo dibagi rata satu orang bisa dapat 3,5jt. Nah itu berpotensi untuk memobilisasi para calon pemilih," ungkap Daeng.

Lebih lanjut, Pengamat Jebolan Universitas Bung Karno (UBK) ini meminta semua pihak untuk mengawasi dana Bansos yang menyisir masyarakat secara langsung.

"Dana Bansos itu poin paling pentingnya harus diawasi. Karena itu langsung sifatnya. Dibagikan kepada 40 persen masyarakat miskin di Bansos," kata Daeng.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya