Berita

Deklarasi Pemilu Damai/RMOL

Politik

Kumpul Di LPOI, Ratusan Pemuka Agama Deklarasi Pemilu Damai

JUMAT, 22 MARET 2019 | 14:59 WIB | LAPORAN:

Ratusan pemuka agama di seluruh Indonesia yang tergabung dalam 25 organisasi kemasyarakatan (ormas) bersama-sama mendeklarasikan Pemilu Damai Ormas Keagamaan se-Indonesia di Kantor Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Jalan Kramat VI, 14a. Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, telah hadir beberapa pimpinan ormas keagamaan. Di antaranya dari Al Irsyad Al Islamiyyah, Persatuan Islam (Persis), Nahdlatul Ulama (NU), Syarikat Islam Indonesia, Mathlaul Anwar, Al-Jamiyatul Washliyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Al Ittihadiyah, Az-Zikra, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), Persatuan Umat Islam (PUI), dan HBMI.

Kemudian Nahdlatul Wathan, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), serta Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi).


Ketua Panitia, KH Anwar Sanusi menjelaskan bahwa deklarasi dilakukan karena pemuka agama ingin pesta rakyat lima tahunan berlangsung dengan baik.

"Tujuan dilaksanakan Deklarasi Pemilu Damai 2019 oleh ormas keagamaan se-Indonesia tiada lain agar pemilu sesuai dengan azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, aman, tertib, dan damai," jelasnya.

Diingatkannya bahwa yang hadir dalam ruangan itu memang hanya berjumlah 200-an orang. Namun demikian, katanya, mereka yang hadir membawahi ratusan juta umat.

"Umat kami 160 juta orang, tokoh-tokohnya ada di sini semua," pungkasnya sembari mengingatkan agar orang tidak bertanggung jawab jangan coba-coba untuk membuat kegaduhan di Pemilu 2019.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya