Berita

Erwin Aksa/Net

Politik

PILPRES 2019

Erwin Aksa Diyakini Bisa Galang Pengusaha Untuk Prabowo-Sandi

JUMAT, 22 MARET 2019 | 09:43 WIB | LAPORAN:

. Kehadiran mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Erwin Aksa Mahmud dipastikan akan menguntungkan kubu pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pengamat politik, Bin Firman Tresnadi mengatakan, setidaknya ada beberapa keuntungan yang dibawa oleh keponakan Wakil Presiden, Jusuf Kalla itu. Pertama, akan berpengaruh positif bagi tingkat elektabilitas Prabowo-Sandi.

"Karena Erwin Aksa memiliki pengaruh secara teritorial, khususnya Indonesia Timur, Sulawesi Selatan dan sekitarnya," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/3).


Tidak hanya itu, menurut Bin yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) ini, Erwin juga bakalan mampu mengkonsolidasikan pengusaha-pengusaha nasional. Hal itu karena mereka yang kebanyakan pengusaha menengah ke bawah sudah sama-sama merasakan beratnya ekonomi di era kepemimpinan Jokowi.

Selama lebih dari empat tahun ini, pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi seolah-olah hanya membuat pengusaha kecil terpinggirkan. Buktinya tak sedikit ritel yang gulung tikar.

"Lemahnya perhatian pemerintah kepada sektor ekonomi manufaktur, ritel dan sebagainya mempermudah Erwin Aksa untuk mengkonsolidasikan pengusaha-pengusaha tersebut untuk mendukung 02," ujar Bin.

Dalam sambutannya pada acara deklarasi Aliansi Pengusaha Nasional untuk Prabowo-Sandi tadi malam, Erwin Aksa mengatakan, para anggota organisasi pengusaha seperti Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan Hipmi memang nampak condong ke paslon 01 Joko Widodo-Maruf Amin. Namun dipastikan, dalam lubuk hati yang paling dalam, mereka tetap berpihak ke Prabowo-Sandi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya