Berita

Menteri Agama Lukman Hakim/Net

Politik

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya

JUMAT, 22 MARET 2019 | 07:29 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Generasi Muda Khonghucu (Gemaku) Indonesia Meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saiffudin untuk segera mundur dari jabatannya. Hal ini lantaran Gemaku menilai kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama ( Kemenag) sudah sangat memalukan dan mencoreng seluruh umat beragama di Indonesia.

"Disegelnya oleh KPK ruang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Maka sudah selayaknya Kemeterian Agama yang menjadi garda terdepan pengawal moralitas dan ikon kerukunan dan keadabaan manusia Indonesia wajib kita jaga dan kawal bersama dengan penuh integritas," ujarnya Ketum Gemaku Indonesia Kris Tan, Jumat (22/3).

Gemaku mencatat, walaupun terjadi penghilangan hak terhadap umat Khonghucu menyoal pembentukan Ditjen Khonghucu di Kementrian Agama. Namun bagi Generasi Muda Khonghucu Indonesia Kemenag adalah rumah bersama seluruh komunitas agama yang ada di Indonesia, Kemenag adalah penjaga moralitas kemanusiaan bangsa Indonesia yang wajib kita jaga bersama.


Seperti diketahui bersama, pada zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jsudah keluar Perpres No. 135/2014 yang isinya menjelaskan tentang perlu dibentuknya Ditjen Khonghucu.

"Ironisnya ketika Jokowi memimpin mengeluarkan Perpres No. 83/2015 yang justru menghilangkan pembentukan Ditjen Khonghucu," jelas Kris.

Ia melanjutkan, ketika praktik jual beli jabatan di kementerian agama diungkap oleh KPK. Maka wajar jika Gemaku menduga penghilangan Pepres era presiden SBY oleh Perpres era Presiden Jokowi adalah akibat fenomena jual beli jabatan. Tidak pahamnya umat Khonghucu soal praktik jual beli jabatan disatu sisi menjadi kerugian tersendiri bagi umat Khonghucu sehingga tidak mendapatkan haknya menyoal Ditjen Khonghucu.

Namun di sisi lain, ketidakpahaman umat Khonghucu dalam konspirasi jual beli jabatan menjadi berkah moral tersendiri bagi umat Khonghucu. "Karena umat Khonghucu tidak terlibat sama sekali dalam perusakan istitusi Kementerian Agama yang notabene sebagai salah satu komponen utama penjaga moral bangsa," katanya.

Maka dalam hal ini Gemaku meminta KPK mengusut tuntas kasus korupsi di lingkungan Kementerian Agama dan Mendesak Menteri Lukman untuk berjiwa ksatria agar segera mundur dan menanggalkan jabatannya. Jangan karena nila setitik jadi rusak susu sebelanga. Masih banyak orang-orang jujur dan baik di Kemenag.

"Menteri Lukman harusnya tahu diri dan tahu malu untuk segera secara sportif mundur sebagai salah satu konsekuensi kegagalan dirinya menjadi pemimpin di Kemenag," ujarnya.
 
"Kesalahan seorang pemimpin seperti Gerhana Matahari. Jika ia bersalah maka seluruh dunia akan melihatnya," imbuhnya.
 

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya