Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Terima Dukungan Ribuan Pengusaha, Prabowo: Ini Strategis Untuk Perbaikan Ekonomi Bangsa

JUMAT, 22 MARET 2019 | 06:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi mendapat dukungan dari ribuan para pengusaha yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Nasional (APNAS).

Menyikapi hal tersebut, Prabowo mengaku sangat berterimakasih atas dukungan yang telah diberikan kepada pihaknya. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan sebuah kehormatan untuk menjalankan mandad rakyat.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghormatan yang begitu besar kepada saya dan Sandiaga Uno," ujar Prabowo dalam sambutannya di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (21/3).


Prabowo menambahkan, dirinya juga mengungkapkan bahwa dukungan dari para pengusaha tak kalah pentingnya untuk perbaikan ekonomi di Indonesia. Sebab menurutnya, dukungan dari para pengusaha dinilai strategis.

"Saya mendadak diundang, tapi karena ini yang ngundang adalah 1.000 pengusaha dari seluruh Indonesia. Saya anggap ini sangat strategis," kata Prabowo.

Peran pengusaha, lanjutnya, apalagi pengusaha muda dinilai dapat menopang perekomian nasional. Sebab, kondisi ekonomi di Indonesia dinilai masih sangat memprihatinkan.

Ditambahkan Prabowo, jika sudah seseorang sudah mapan, roda perekonomian akan berputar dan masyarakat merasakan dampaknya.

"Kalau sudah mapan begitu, jadi nanti enggak akan korupsi, iya kan?," kelakar Prabowo menyinggung salah seorang pejabat negara yang tersandung kasus korupsi.

Diakhir pidatonya, Prabowo mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia menang adil dan makmur.

"Kita berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia. Kita mau Indonesia aman untuk semua, adil untuk semua makmur untuk semua," demikian Prabowo.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya