Berita

Dedi Prasetyo/Net

Politik

Penerapan Pasal UU Terorisme Tergantung Hasil Analisa Penyidik

KAMIS, 21 MARET 2019 | 15:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak sembarangan dalam menerapkan pasal terhadap seorang terduga pelanggar hukum. Pasal yang dikenakan pasti didasarkan pada temuan fakta hukum yang ada.

Begitu tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo merespon soal wacana pelaku penyebar hoax dijerat dengan UU Terorisme.

“Jadi kepolisian hari ini ya berpijak kepada fakta hukum yang ditemukan oleh penyidik,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/3).


Sementara mengenai wacana penyebar hoax dijerat dengan UU Terorisme, Dedi menilai hal itu bisa saja dikenakan.

Pelaku bisa dijerat dengan pasal 1 huruf 1 UU 5/2018 tentang Terorisme, jika ada unsur ancaman yang menimbulkan rasa takut. Tapi hal itu juga harus melewati penyelidikan yang menemukan keterkaitan pelaku dengan jaringan terorisme.

Jika dalam proses pembuktian pelaku adalah masyarakat biasa dan mens rea (niat menyebar hoax) baru pertama kali, maka dikenakan dengan UU ITE pasal 27 dan 45 ataupun UU 1/1946 pasal 14 dan 15.

“Jadi proses penegakan hukummya sangat tergantung dari hasil analisa secara komprehensif oleh penyidik. Artinya penyidik secara profesional ya melihat itu berdasarkan fakta hukum,” demikian Dedi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya