Berita

Pakar Komunikasi Politik, Hendri Satrio/RMOL

Politik

Hasil Litbang Kompas Bukti Masyarakat Tak Lagi Sembunyi-Sembunyi Pilih Prabowo

KAMIS, 21 MARET 2019 | 15:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

. Pakar Komunikasi Politik, Hendri Satrio melihat ada fenomena baru di peta pertarungan capres dan cawapres 2019.

Hal itu berdasarkan temuan terbaru dari Litbang Kompas yang menyebut selisih antara Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi yang hanya berkisar 11 persen.
"Saya lihat ada fenomena bahwa masyarakat tidak lagi ragu atau sembunyi-sembunyi mendukung Prabowo sehingga ada pergerakan di (hasil) survei," kata Hendri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/3).

Selisih keduanya itu makin menipis mengingat pada survei Litbang Kompas Oktober 2018 mencapai19,9 persen untuk keunggulan Jokowi-Amin.

Selisih keduanya itu makin menipis mengingat pada survei Litbang Kompas Oktober 2018 mencapai19,9 persen untuk keunggulan Jokowi-Amin.

Pada Litbang Kompas 22 Februari 2019-5 Maret 2019, elektabilitas Prabowo-Sandi di angka 37,4 persen. Persentase ini makin menempel petahana yang berada di 49,2 persen.

Hendri berujar, hasil survei ini justru menjadi koreksi bagi kubu Jokowi-Maruf. Jika ingin memenangi Pilpres, maka timses harus kerja ekstra untuk membalikkan pemilih yang hilang.

"Yang paling mudah dinilai saat ini ya Jokowi. Masyarakat nyaman atau tidak, ada kegundahan di masyarakat (untuk memilih Jokowi) atau tidak? Kalau nyaman ya bisa dua periode," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya