Berita

Ketum PAN Zulkifli Hasan/Net

Politik

Ketum PAN: Keadilan Gender Agenda Utama Kami

Pengganti Taufik Diharapkan Dari Kader Perempuan
KAMIS, 21 MARET 2019 | 14:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan angkat bicara soal pergantian Wakil Ketua DPR yang sebelumnya dijabat oleh Taufik Kurniawan. Zulkifli ingin mendorong kader perempuan untuk mengisi jabatan tersebut.

"Saya mau bicara sama Pak Taufik. Mudah-mudahan semuanya setuju. Saya ingin Wakil Ketua DPR, lembaga tinggi negara perempuan. MPR tidak ada. Kami ingin ada di pimpinan DPR perempuan satu-satunya, itu adalah kader PAN," kata dia dalam acara "2019: Zaman Emak-Emak" di Hotel Sahid Jaya Makassar, Kamis (21/3).

Zulkifli juga menyampaikan dua belas perintah tentang Keadilan Gender yang harus dipegang oleh kader partainya. Dia ingin gender mainstreaming menjadi agenda utama kampanye PAN dalam pemilu ini.


"Wajib bagi semua kader PAN untuk memperjuangkan pengarusutamaan gender dalam setiap kebijakan atau regulasi. Bagi PAN, manakala keadilan gender diabaikan dalam kebijakan dan regulasi. Maka, cacat morallah regulasi itu," kata ketua MPR ini.

Zulkifli juga menegaskan keadilan gender merupakan bagian dari identitas partainya. Dia ingin semua calon anggota legislatif PAN memahami nilai-nilai tersebut.

"Wajib bagi segenap kader PAN menjadi pembela emak-emak yang memperjuangkan kebenaran, kewarasan, kebaikan, dan kebajikan. Wajib bagi seluruh kader PAN untuk membuat emak-emak bahagia," imbuhnya.

Dia pun yakin kelompok perempuan akan memberikan dukungan yang besar. PAN akan berkomitmen menjadi partai yang secara tegas memperjuangkan aspirasi kelompok perempuan di Indonesia.

"Dengan jati diri itu, PAN menjadi penyambung lidah emak-emak. Dengan jati diri itu, PAN dan emak-emak semestinya saling jatuh cinta," tutup Zulkifli dalam keterangan tertulis.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya