Berita

Jaya Suprana/Dok

Jaya Suprana

Dampak Konstruktif Car Free Day

KAMIS, 21 MARET 2019 | 09:26 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DAMPAK konstruktif Car Free Day terhadap upaya mengurangi pencemaran udara di kota Jakarta masih bisa diperdebatkan selama para kendaraan bermotor masih leluasa berkeliaran sambil menyemburkan gas lewat knalpot masing-masing di luar kawasan Car Free Day.

Dipindah

Praktis pencemaran udara dari dalam area yang dilindungi peraturan Car Free Day cuma dipindah ke luar area Car Free Day tetapi masih tetap berada di dalam wilayah DKI Jakarta.


Bersama pencemaran udara juga kemacetan lalu lintas ikut dipindah tetapi tetap masih menjadi kemacetan hak milik kota Jakarta . Bahkan pada kenyatan, malah kemacetan lalu lintas di luar kawasan Car Free Day makin menjadi-jadi akibat para kendaraan bermotor makin berjubel-ria demi bersama-sama memacetkan kemacetan lalu lintas di luar kawasan Car Free Day namun masih di dalam wilayah DKI Jakarta.

Konstruktif


Dampak konstruktif Car Free Day yang tidak perlu diperdebatkan lagi justru tampil nyata pada upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pengembangan ekonomi kreatif sekaligus penggeloraan industri pariwisata.

Rasa terharu menyelinap di lubuk sanubari. setiap saat saya menyaksikan masyarakat berdatangan dari dalam maupun luar kota bahkan luar negeri berduyun-duyun mengunjungi kawasan Car Free Day untuk berolah raga mau pun bersantai bersama sanak keluarga maupun sendirian sambil menikmati anekaragam kuliner yang secara kreatif disajikan oleh para pengusaha informal mau pun formal dalam suasana riang gembira makin semarak berhias pergelaran tarian Ondel Ondel melenggang ria diiringi gempita musik Betawi nan meriah.

Di kawasan Car Free Day tulus hadir suasana ekonomi kerakyatan yang layak dinobatkan sebagai destinasi pariwisata kebudayaan khas Jakarta tiada dua di planet bumi ini. MERDEKA!

Penulis adalah pembelajar kebudayaan Nusantara

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya