Berita

Jet Tempur Tornado Inggris/Net

Pertahanan

Penuh Haru, AU Inggris Resmi Pensiunkan Tornado

KAMIS, 21 MARET 2019 | 03:32 WIB | LAPORAN: A KARYANTO KARSONO

Jet tempur Tornado resmi dipensiunkan Angkatan Udara (AU) Inggris. Hampir 39 tahun Tornado dioperasikan Skadron IX dan Skadron 31 Royal Air Force.

Dalam upacara yang berlangsung penuh haru di Lanud Marham, Inggris, Tornado yang merupakan jet tempur tangguh buatan Inggris, tanggal 14 Maret 2019 secara resmi ditarik dari dinas aktif.

Meski masuk dinas operasional Juli 1980, ketika terjadi Perang Malvinas (April-Juni 1982) antara Inggris dan Argentina, penempur Tornado tak diterjunkan. Pasalnya, jet tempur ini belum masuk status operasional penuh (full operational capability) dalam jajaran AU Inggris. Setelah itu, Tornado aktif dalam tiap konflik besar yang melibatkan Inggris. Mulai dari Perang Teluk 1991, konflik di negara eks Yugsolavia, Perang Afghanistan, Perang Irak hingga bentrokan dengan ISIS di Timur Tengah belakangan ini.


Selain digunakan dalam peperangan, pada tahun 2014, Tornado pernah diperbantukan dalam OMSP (operasi militer selain perang) untuk penanggulangan bencana banjir. Ketika itu Tornado membawa peralatan penginderaan canggih untuk memantau aktivitas banjir Sungai Thames, Inggris.

Tornado adalah pesawat tempur penyerang berteknologi sayap ayun (swing wing). Sayapnya bisa direntangkan melebar untuk optimasi di ketinggian rendah. Juga mampu dilipat (diayun) ke belakang untuk terbang cepat (supersonik). Namun efisien bahan bakar.

Kecanggihan swing wing, hingga kini  masih digunakan pesawat militer. Konfigurasi sayap ayun digunakan pembom B-1B Lancer (AU AS), jet serang Su-24 Fencer (Rusia) dan jet tempur MiG-23/27 Flogger.

Sebenanrnya, Tornado diproduksi Panavia, bukan hanya Inggris, tapi konsorsium patungan bersama Jerman dan Italia. Ada tiga varian yang diproduksi, yakni serang darat (IDS/interdictor strike), tempur sergap (ADV/air defence variant) dan peperangan elektronik/pernika (ECR/electronics combat and reconnaissance).

Tornado, selain dioperasikan tiga negara pembuatnya, juga digunakan oleh AU Arab Saudi. Namun, khusus AU Arab Saudi, tidak bisa dipersenjatai dengan bom nuklir.
 
Medio 1980-an Tornado sempat ditawarkan ke Indonesia. TNI AU pernah mengevaluasi varian IDS untuk pendamping A-4 Skyhawk, dan ADV untuk pendamping F-5E Tiger II. Sejarah mencatat, Indonesia akhirnya memilih untuk membeli 40 unit jet tempur Hawk 100/200 dan 12 unit F-16A/B Fighting Falcon.

Di luar Inggris, kini Tornado masih dioperasikan AU Jerman (IDS dan ECR), AU Italia (IDS dan ECR) dan AU Arab Saudi (IDS).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya