Berita

Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi)/RMOL

Hukum

Said Aqil Dipolisikan Usai Cap Ulama Pendukung Prabowo Radikal

SELASA, 19 MARET 2019 | 21:58 WIB | LAPORAN:

. Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) resmi melaporkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj ke Bareskrim Mabes Polri.

Ketua Korlabi, Hari Damai Lubis menjelaskan, laporan tersebut dilayangkan lantaran Kiai Said dinilai telah menuding kelompok Capres-Cawapres nomor urut 02 berisikan kelompok radikal, ekstremis, dan teroris terlampau tendensius, bahkan cenderung menyebarkan fitnah.

"Ya mungkin (Kiai Said) salah bicara. Tapi sekarang sudah kelewatan bagi umat muslim yang bukan kelompoknya dan di Pilpres ini dia lakukan ujaran-ujaran dan manuver," kata Damai dalam konferensi pers di Seknas Advokat BPN Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/3).


Perlu diketahui, dalam acara sebuah televisi yang dipandu Najwa Shihab, Kiai Said menyebut kubu 02 ada kelompok radikalis, ekstrimis dan teroris.

Damai menyesalkan pernyataan yang keluar dari mulut seorang ulama sekaliber Said Aqil. Ujaran tersebut dianggap telah meresahkan.

"Enggak pantas ulama NU adu domba. Apa bedanya Said Aqil dengan unsur pembakar bendera tauhid kemarin," tekannya.

Damai dan kawan-kawannya melaporkan Kiai Said Aqil Siradj dengan Pasal UU ITE Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 156 KUHP.

"Saya didampingi rekan-rekan, ustaz Novel, Harvid dan Ahzam. Kita kasih barang bukti berupa CD isi video tayangan Najwa dengan Said Aqil," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya