Berita

Haposan Batubara/Net

Politik

Gerindra Optimis Menang Di Jakarta

SELASA, 19 MARET 2019 | 17:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Gerindra tidak sepakat dengan hasil survei lembaga Median yang menyebut PDIP akan menguasai Jakarta di pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto ini tetap optimis bisa menang di ibukota.

Dalam survei Median, PDIP disebut akan meraup suara hingga 28,1 persen di DKI Jakarta. Banteng moncong putih mengangkangi Gerindra yang berada di posisi dua dengan 22,9 persen.

Ketua DPP Partai Gerindra Haposan P Batubara menilai survei Median bukan kesimpulan akhir dari pemilu 2019. Survei tersebut hanya merekam preferensi responden saat survei dilakukan.


“Harus dicatat, survei itu bukan kesimpulan akhir loh. Itu hanya gambaran umum saat survei dilakukan. Misal survei digelar pada tanggal 23 Februari maka hasil survei itu hanyalah gambaran di tanggal 23 Februari, bukan di tanggal 17 April,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (19/3).

Caleg Gerindra untuk Dapil Jakarta II ini tetap yakin bisa mengalahkan PDIP. Menurutnya, politik selalu dinamis, khsusunya preferensi para pemilh di DKI Jakarta.

Dia kemudian mencontohkan hasil Pilkada DKI 2017. Saat itu banyak pihak meragukan Gerindra mampu meloloskan pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Bahkan, saat itu, banyak lembaga survei menempatkan pasangan ini di posisi juru kunci.

Namun, hasil rekapitulasi suara Pilkada DKI berkata lain. Pasangan usungan Gerindra di Pilkada DKI berhasil mematahkan survei sejumlah lembaga karena bisa keluar sebagai pemenang.

“Pilkada DKI adalah bukti bahwa survei itu bukan kesimpulan akhir. Tidak merepresentasikan hasil akhir. Apalagi ini politik tentu sangat berdinamika,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh caleg Gerindra, baik di kompetisi pileg DPR maupun DPRD justru optimis mampu memenangkan pileg dan pilpres 2019. Apalagi seluruh caleg yakin bisa menambah pundi-pundi kursi legislatif, baik dalam konteks DPRD maupun DPR.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya