Berita

Ratna Sarumpaet/Net

Hukum

Eksepsi Ditolak, Kasus Ratna Sarumpaet Harus Dibuka Sejelas-jelasnya

SELASA, 19 MARET 2019 | 12:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gerakan Masyarakat Peduli Peradilan (GMPP) mengapresiasi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak nota pembelaan atau eksepsi terdakwa kasus penyebaran hoax Ratna Sarumpaet.

Puluhan orang yang tergabung dalam GMPP menggelar aksi di depan PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/3).

Mereka mendesak majelis hakim agar melanjutkan pembuktian kasus hoax Ratna yang sejelas-jelasnya dalam persidangan, termasuk kalau ada aktor intelektual di baliknya.


"Kami masih yakin ada dorongan kuat dari oknum oknum yang disembunyikan sehingga membuat Ratna secara sadar merasa berani menciptakan kebohongan lalu memviralkan ke masyarakat," kata aktivis GMPP, Mas Latu dalam orasinya.

Mereka pun meminta kepada majelis hakim memberikan saksi maskimal kepada Ratna lantaran aktivis kemanusiaan itu seakan tak menyesali perbuatannya. Dalam dua kali proses persidangan, Ratna selalu mengacungkan salam dua jari yang identik dengan dukungan kepada pasangan capres dan cawapres tertentu.

"Ini sudah jelas-jelas berpolitik. Bukannya menyesali perbuatannya malah Ratna membuat simbol politik. Hal ini sangat disayangkan karena Ratna sengaja tak memperdulikan kesalahannya. Seharusnya dia harus minta maaf ke seluruh rakyat Indonesia karena sudah buat orang banyak terkecoh dengan ulahnya," tutur Mas Latu.

Sidang Ratna Sarumpaet dilanjutkan pada Selasa 26 Maret 2019 dengan agenda pemeriksaan saksi terhadap terdakwa.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya