Berita

Romahurmuziy/Net

Hukum

KPK Sudah Kantongi Nama-Nama Yang Diduga Terlibat Kasus Romi

SENIN, 18 MARET 2019 | 21:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kader PPP, Romahurmuziy diyakini tidak sendirian dalam kasus dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan kini telah mengantongi sejumlah nama yang terlibat dalam kasus Romi tersebut.

"Tentu sudah kami identifikasi ya, tapi sampai saat ini, tentu belum bisa disampaikan karena hal itu terkait dengan materi penanganan perkara nanti akan kami dalami terlebih dahulu," ujar Jurubicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Senin (18/3).

Dalam mengungkap nama-nama yang dikantongi, kata Febri, KPK tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Sekalipun tim penyidik KPK telah mengamankan uang ratusan juta rupiah dari ruangan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.


"Dari proses-proses penggeledahan, mempelajari barang bukti ataupun nanti pemeriksaan saksi-saksi. Tentu perlu kami pelajari lebih lanjut kita perlu pahami konstruksi kasus ini ada beberapa pihak," kata mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

Hasil identifikasi KPK menyebutkan bahwa ada pihak yang diduga ikut terlibat bersama-sama dalam melakukan jual beli jabatan di Kemenag. Mereka tidak tidak punya kewenangan secara formal untuk mengatur ataupun melakukan proses seleksi jabatan di Kementerian Agama.

“Namun pihak tersebut dapat mempengaruhi, yang kami duga itu dihasilkan dari proses kerja sama dengan Kementerian Agama. Nah dalam konteks ini kami menduga ada perbuatan bersama-sama yang dilakukan oleh tersangka RMY dengan pihak di Kementerian Agama," imbuhnya. 

Dalam kasus ini Romi resmi menyandang status tersangka bersama dengan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin.

Muafaq dan Haris diduga menyuap Romi untuk mempengaruhi proses seleksi jabatan di Kemenag. Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sementara Haris sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya