Berita

banjir bandang Sentani/Dok BNPB

Nusantara

Ketua DPR: Banjir Bandang Sentani Bukti Pemerintah Kurang Peduli Lingkungan

SENIN, 18 MARET 2019 | 16:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Bencana banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua merupakan bukti pemerintah kurang peduli terhadap lingkungan alam.

Demikian seperti dikatakan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3).

"Yang kami terus menerus suarakan dari Senayan ini adalah pemerintah harus concern kepada lingkungan, terutama kementerian terkait," ujar Bamsoet, sapaan akrabnya.


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, penyebab dari banjir tersebut adalah pembalakan liar yang terjadi di kawasan Pegunungan Cycloop yang menyebabkan hulu sungai mengalami longsor dan menyebabkan sumbatan aliran air.

Terlepas dari penyebab bencana, Bamsoet mengajak semua pihak, utamanya BNPB untuk melakukan upaya tanggap darurat semaksimal mungkin.

Sementara dari wakil rakyat di DPR RI, pihaknya akan mengupayakan bantuan untuk membantu memulihkan kondisi masyarakat terdampak bencana.

"Kami di DPR melakukan konsolidasi agar yang meyangkut sarana dan prasarana umum bisa segera dipulihkan," tutupnya.

Berdasarkan data sementara dari BNPB, jumlah korban jiwa banjir Sentani mencapai 79 orang dan 43 lainnya masih belum ditemukan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya