Berita

Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Hukum

Mabes Polri Masih Cari Alat Bukti Untuk Ciduk Pemilik Akun opposite6890

SENIN, 18 MARET 2019 | 15:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aparat kepolisian hingga kini masih melakukan pendalaman guna mengumpulkan alat bukti terkait akun twitter Opposite6890.

“Dit Siber masih lakukan pengumpulan bukti. Masih butuh proses pembuktian digital forensik dan scientific investigation,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/3).

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini mengaku polri tidak mau gegabah dalam melakukan penegakkan hukum lantaran pengumpulan alat bukti harus dilakukan secara komperhensif.


“Tunggu proses penyelidikan Dit Siber. Masih belum ada update. Belum berani berbicara, kalau sudah ada pasti kami sampaikan,” kata Dedi.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah mengindentifikasi aktor utama di balik akun @Opposite6890 yang menuding polri 'memelihara' buzzer untuk kepentingan paslon capres-cawapres nomor urut 01.

Media sosial twitter sempat dihebohkan kabar bahwa mabes polri adalah aktor yang mengorganisir ribuan anggota polri untuk menjadi buzzer politik Jokowi.

Sebuah akun twitter dengan nama @Opposite6890 mengklaim mabes membentuk buzzer anggota polri dari tingkat polsek sampai pusat dan semua anggota buzzer terhubung seluruh Indonesia melalui aplikasi bernama Sambhar.

Akun @Opposite6890 mengaku membongkar jaringan 'buzzercoklat' ini setelah melacak paket aplikasi Android (APK) Sambhar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya