Berita

M. Romahurmuziy, Lukman Hakim Syaifuddin. Suharso Manoarfa/Net

Hukum

Dosen Hukum: Patut Diduga Rommy Diberi Celah Menag Lukman

SENIN, 18 MARET 2019 | 09:40 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selayaknya juga memeriksa Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Pemeriksaan Menag Lukman dinilai penting guna menemukan ada tidaknya keterkaitan atau kausalitas dalam jual beli jabatan yang menjerat politisi PPP, M. Romahmurmuziy.

"KPK bisa menarik dan dilihat peristiwa dua tahun belakangan ini, untuk posisi pejabat pejabat yang akan mendududuki jabatan strategis di Kemenag yang memerlukan tanda tangan Menteri," terang Ketua asosiasi ilmuwan praktisi hukum Indonesia(Alpha), Azmi Syahputra kepada redaksi, Senin (18/3).


Menurut Azmi, jika nanti dari penyisiran ditemukan keterkaitan, maka patut diduga perbuatan Rommy 'diberi celah' pintu masuk oleh Menag. Termasuk, kata Azmi, disisir pula proyek-proyek yang ada di Kemenag dan pejabat universitas.

"Siapapun personil yang menjadi pintu masuknya ini harus disisir teliti oleh penyidik KPK guna menemukan kejelasan peristiwa pidana yang dikemas cukup rapi ini," ujarnya.

Dengan begitu, pernyataan Rommy bahwa dirinya dijebak akan mudah dibuktikan oleh penyidik KPK.

"Masyarakat sudah bosan mendengar kejahatan korupsi ini yang jadi musuh bangsa makanya KPK harus lebih berani menemukan formulasi pemberantasan," imbuhnya.

Lebih lanjut Azmi menekankan, reformasi total  Kemenag agar menjadi contoh kementerian maupun lembaga pemerintah yang lain.

"Ini tolok ukur baru kementerian lain mudah dibersihkan, jika di Kementerian Agama saja masih curang, ada praktik jual beli amanah begini ya makin sulit untuk berbenah. Kementerian Agama itu ya seharusnya clear, mengendalikan diri bukan melampiaskan diri," tegasnya.

Azmi menerangkan, penyegelan ruang kerja Menag dan Sekjen menjadi ada benang merahnya jika Menag turut diperiksa dan diujui dengan kenyataan bukti empiris di lapangan.

Ia yakin langkah KPK ini akan mendapat dukungan dari banyak pihak demi bersih-bersih di Kemenag.

"Ini PR lama dan sudah diketahui oleh orang banyak tentang kinerja di Departemen Agama, tentu kepala utamanya adalah Menteri, Menteri harus berani bertanggung jawab dan jujur agar departemennya bisa sembuh, tidak sakit lagi sehingga berharap jangan ada fakta yang digelapkan atau disembunyikan," demikian Azmi yang juga dosen di Fakultas Hukum Univesitas Bung Karno.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya