Berita

Penembakan di Christchurch/Net

Jaya Suprana

Tragedi Kemanusiaan Christchurch

SABTU, 16 MARET 2019 | 07:53 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA 15 Maret 2019 tercatat dengan darah sebagai hari terkelam dalam lembaran sejarah peradaban Selandia Baru. Penembakan keji biadab tiada tara terjadi di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru.

Penembakan pertama dilancarkan di Masjid Al Noor, Jumat (15/3/2019) pukul 13.45 waktu setempat menewaskan sekitar 30 warga sipil. Dikutip dari AP News, penembakan kedua dilakukan di Masjid Linwood dan menewaskan 10 warga sipil.

Sampai saat naskah ini ditulis, terberitakan jumlah korban tragedi kemanusiaan Christchurch menjadi 49 orang, dua orang di antaranya adalah warga negara Indonesia.


Tragedi Kemanusiaan

Saya tidak mampu membayangkan betapa hancur perasaan saya sendiri apabila orang yang saya kasihi jatuh menjadi korban angkara murka kebengisan pembinasaan keji tiada tara.

Saya mustahil mampu mengerti apalagi membenarkan pembinasaan yang dilakukan seorang insan manusia terhadap puluhan sesama manusia yang sama sekali tidak melakukan kesalahan apa pun terhadap sang pembunuh. Malah sang pembunuh dengan yang dibunuh tidak saling mengenal satu sama lain. Bahkan puluhan insan yang dibunuh sedang berada di rumah ibadah demi mendekatkan diri masing-masing dengan Allah Yang Maha Kuasa.

Kepengecutan sang pembunuh makin terjelaskan pada kenyataan bahwa para puluhan korban sama sekali tidak bersenjata untuk membela diri. Fakta bahwa sang pelaku terorisme Christchurch adalah bukan Muslim seharusnya menyadarkan para penderita Islamophobia atas kekeliruan memfitnah Islam sebagai agama yang mengajarkan kebencian dan kekerasan.

Sungguh amat sangat mengerikan bahwa kebencian dapat sedemikian dahsyat mengkhilafkan kalbu seorang insan manusia sehingga bukan hanya membenci namun bahkan secara biadab membinasakan sesama manusia hanya akibat beda asal usul tanah tumpah darah, warna kulit dan agama.

Belasungkawa

Saya tidak berdaya apa pun dalam menghadapi prahara kemanusiaan yang terjadi di masjid Al Noor dan masjid Linwood, Christchurch, Selandia Baru, kecuali melalui naskah sederhana yang dimuat Kantor Berita Politik RMOL ini, saya menyampaikan rasa ikut berduka sedalam-dalamnya kepada para sanak-keluarga yang ditinggalkan para korban serta bersujud demi dengan penuh kerendahan hati memanjatkan doa memohon Yang Maha Kasih berkenan melimpahkan anugrah kekuatan lahir dan batin kepada segenap sanak keluarga yang ditinggalkan, serta memohon agar Yang Maha Kuasa berkenan menerima arwah para korban di sisi Beliau. Amin.

Penulis adalah seorang pembelajar kemanusiaan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya