Berita

Jubir KPK Febri Diansyah/RMOL

Hukum

Romi Dan Empat Lainnya Ditangkap Di Tempat Berbeda

JUMAT, 15 MARET 2019 | 16:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap lima orang terkait suap jual beli jabatan di Kementerian Agama.

Operasi tangkap tangan yang melibatkan Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Pondok Gede M. Romahurmuziy atau Romi dilakukan di beberapa tempat berbeda di Jawa Timur.

"Informasi yang didapat di tempat yang berbeda. Karena tim ditugaskan di Jawa Timur tapi semuanya di Jawa Timur rincinya apakah itu di rumah, di kantor, di jalan atau di mana nanti kami sampaikan," jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Jumat (15/3).


Dalam OTT, KPK juga mengamankan uang dalam bentuk pecahan rupiah yang diduga untuk transaksi pengisian jabatan di Kemenag pusat maupun daerah.

"Yang bisa saya konfirmasi saat ini ada uang yang diamankan dalam pecahan rupiah. Diduga itu terkait dengan pengisian jabatan di kementerian. Kementerian ini tidak hanya di Jakarta ya tetapi juga jaringan atau struktur kementerian yang ada di daerah juga," papar Febri.

Berdasarkan laporan tim satgas, transaksi suap yang dilakukan bukan kali pertama.

"Jadi kami duga itu bukan transaksi yang pertama tapi transaksi untuk yang kesekian kalinya," kata Febri.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk mengumumkan status hukum lima orang yang ditangkap.

"Jadi kami duga terkait dengan hal itu apakah itu suap. Apakah itu gratifikasi atau bentuk korupsi yang lain saya kira belum tepat saya sampaikan sekarang karena proses masih berjalan dan ada waktu maksimal 24 jam," demikian Febri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya