Berita

Wakil Ketua Umum PKPI Rully Soekarta/Net

Politik

Ketum Partai Kena OTT, PKPI Imbau Kaji Ulang Sistem

JUMAT, 15 MARET 2019 | 16:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menyoroti banyaknya serangkaian kasus korupsi yang terjadi di negeri ini. Yang paling baru tentu kasus yang menimpa Ketua Umum PPP hasil Muktamar Pondok Gede, M. Romahurmuziy tadi pagi di Jawa Timur.

Wakil Ketua Umum PKPI Rully Soekarta angkat bicara dengan kasus tersebut. Dia khawatir hal ini menjadi sesuatu yang lumrah saat ini.

"Makannya itu saya mengajak seluruh partai untuk berfikir dan meninjau ulang apakah sistem hari ini sudah sesuai dengan Pancasila kita? Saya takut karena sering terjadi kasus korupsi seperti ini akhirnya dianggap lumrah oleh bangsa kita," tutur Rully kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/3).


Senada dengan yang pernah disebutkan oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Waka MPR Mahyudin, Rully menyebut bahwa demokrasi seperti ini memerlukan biaya yang besar. Akhirnya bagi kader partai yang menjabat baik di eksekutif dan legislatif cenderung mencari uang sebanyak-banyaknya.

"Demokrasi seperti ini high cost. Jadi perilaku korupsi sulit dihilangkan dan terus berulang-ulang di waktu yang akan datang," imbuhnya.

Sebagai kader lama di PKPI, Rully memaknai betul fungsi partainya sebagai benteng Pancasila. Partai yang didirikan oleh Try Sutrisno itu berkomitmen untuk menjalankan Pancasila secara murni dan konsekuen.

"Sistem politik kita harus sesuai dengan Pancasila. Sistemnya penuh dengan nilai musyawarah dan gotong royong. Sistem tersebut bisa terjadi kalau fungsi MPR kembali seperti dulu sebagai lembaga tertinggi negara," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya