Berita

Andi Surya Bersama TKBM Panjang/Net

X-Files

Iuran Tak Disetor, Sembilan Buruh Meninggal Tak Peroleh Santunan BPJS

JUMAT, 15 MARET 2019 | 10:01 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Sejak tahun 2017, sebanyak Rp2,3 miliar iuran dana BPJS yang dibayar para buruh ke Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang, Lampung tidak disetor.

"Rp 2.3 miliar belum disetor,” kata Kepala BPJS Lampung Heru Subroto.

Diduga uang iuran sejumlah tersebut ditilep Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang Sainin Nurjaya.


Dampaknya, BPJS Lampung tak bisa memberikan hak sembilan buruh yang meninggal dan satu orang tewas kecelakaan kerja tiga tahun terakhir ini, jelas Heru seperti dilansir RMOL Lampung, Jumat (15/3).

Sementara perusahaan perusahaan bongkar muat selalu menyetorkan iuran secara tertib kepada pihak koperasi yang menjadi hak-hak buruh.

Menurut Heru, ada indikasi kriminal karena secara formal uang tersebut sudah diserahkan Perusahaan Bongkar Muat kepada Koperasi (PBM).

Sementara dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPD RI menindaklanjuti pengaduan Forum Masyarakat Bersatu Buruh TKBM Pelabuhan Panjang, Kamis (14/3), kasus dugaan penggelapan uang BPJS juga diungkapkan.

Terkait fakta ini, Kepada RMOL Lampung, Andi Surya, anggota DPD RI asal Lampung mengatakan hal ini merupakan masalah baru bagi Ketua Koperasi Sainin Nurjaya. Pihak buruh akan melaporan hal ini kepada pihak kepolisian.
"Persoalan semakin panjang. Ada indikasi penggelapan dana BPJS," kata Andi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya