Berita

Park Bom/Net

Blitz

Park Bom, Rilis Lagu Baru Kena Isu Narkoba

JUMAT, 15 MARET 2019 | 09:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nama Park Bom, eks personel girlband 2NE1 kembali dikaitkan dengan penggunaan narkoba je­lang perilisan album baru­nya, kemarin. Pihak agensi yang kini menaungi Bom, D-Nation langsung angkat bicara.

Menurut mereka, ke­munculan isu itu masih merujuk insiden 2010, di mana Bom diduga mengirim 80 pil Adderall melalui pos udara internasional dari Amerika. Adderall merupakan stimulan saraf berbasis amfetamin.

Kala itu, kantor bea cukai langsung memeriksa kandungan dalam pil itu dan Bom menjalani interogasi. Namun, Bom dan agensi lamanya YG Entertainment mengklaim obat itu untuk perawatan medis.


Akibat hal tersebut, Bom masih menjadi sasaran ru­mor perdagangan narkoba sekalipun ia sudah berganti agensi manajemen dan memilih jalur solo usai 2NE1 bubar pada 2017.

Adapun Bom amat bersemangat melepas 'Spring'. Lagu ini bercerita tentang pertanyaan dalam hati terkait kapan musim semi akan kembali, den­gan harapan keindahannya dapat memberi harapan dan menghapus segala perasaan melankolis dan sakit hati. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya