Berita

Gedung KPK/RMOL

Hukum

KPK Panggil Dua Kontraktor Terkait Suap Mantan Bupati Lampung Tengah

KAMIS, 14 MARET 2019 | 11:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua orang kontraktor yakni Aziz dan Alex sebagai saksi dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah tahun 2018.

Kedua kontraktor ini akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Begitu kata Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah dalam keterangannya yang diterima redaksi, Jakarta, Kamis (14/3).


"Hari ini KPK memanggil dua orang kontraktor Aziz dan Alex, sebagai saksi untuk tersangka MUS (Mustafa)," ujar Febri.

Dalam kasus ini, Mustafa telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima fee dari izin proyek di Dinas Bina Marga Lampung Tengah dengan total gratifikasi yang diterima Mustafa sebesar Rp 95 miliar.

Selain menetapkan tersangka Bupati Lampung Tengah, penyidik KPK telah memeriksa sedikitnya 15 saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Lampung Tengah.

Mustafa juga telah divonis tiga tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan, serta pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama dua tahun. Vonis ini berkenaan dengan kasus suap terhadap Ketua DPRD Lampung Tengah guna memuluskan rencana pinjaman Pemkab ke PT SMI sebesar Rp 300 miliar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya