Berita

Tiga terpidana kasus mafia anggaran/Faisal

Hukum

KPK Eksekusi Tiga Mafia Anggaran Ke Lapas Sukamiskin

RABU, 13 MARET 2019 | 13:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi empat terpidana kasus korupsi yang akan dikirim ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin dan Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Bandung.

"KPK telah melakukan eksekusi terhadap 4 orang setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap," ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah dalam keterangannya, Rabu (12/3).

Empat terpidana tersebut adalah Ditjen Kemenkeu Yaya Purnomo, Anggota Komisi XI DPR RI Amin Santono, Konsultan Eka Kamaludin, dan Sekda Dinas PUPR Cirebon Gatot Rachmanto.


Febri mengatakan, keempatnya terjerat kasus yang berbeda. Gatot terjerat kasus jual beli anggaran Pemkab Bandung, sedangkan tiga lainnya tersandung kasus mafia anggaran. Ketiganya berupaya agar Lampung Tengah dan Sumedang mendapat alokasi tambahan yang bersumber dari APBN Perubahan 2018.

"Gatot Rachmanto dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor PN Bandung dan mendapat vonis 1 tahun subsider 2 bulan penjara dan akan dilakukan eksekusi oleh KPK di Rutan Klas I Bandung," kata Febri.

Sementara itu, terpidana kasus mafia anggaran yakni Eka Kamaludin divonis 4 tahun penjara di PN Jakarta Pusat, Amin Santono divonis 8 tahun penjara, dan Yaya Purnomo divonis 6 tahun penjara. Mereka akan dieksekusi KPK di Lapas Sukamiskin Bandung.

"Selain itu, terpidana Eka Kamaluddin juga telah membayar denda Rp158 juta. Uang ini kemudian akan disetor ke kas negara sebagai bagian dari upaya asset recovery," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya