Berita

Meutya Hafid/Net

Politik

Aksi Teror Di Sibolga Ancaman Bagi Rakyat Indonesia

RABU, 13 MARET 2019 | 06:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Teror bom yang terjadi di Sibolga, bukan hanya ancaman bagi Sumatera Utara, tapi juga ancaman bagi seluruh rakyat Indonesia.

Atas alasan itu, anggota Komisi I DPR Meutya Hafid mengutuk keras aksi teror bom yang turut melukai aparat kepolisian itu.

"Siapapun di balik kejadian ini, mereka adalah penebar teror bagi warga serta ingin mengacaukan situasi dan kondisi Indonesia yang aman, tentram dan damai," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (13/3).


Insiden tersebut merupakan bukti bahwa teroris memang ada di negeri ini dan berpotensi muncul setiap waktu. Untuk itu, dia mengimbau kepada warga untuk meningkatkan dukungan penuh kepada aparat keamanan.

“Dukungan dalam rangka menjaga keamanan dari segala potensi ancaman," terang politisi Golkar itu.

Pihak kepolisian telah memastikan bahwa ledakan yang terjadi di Gang Sekuntum, Jalan Mojopahit, Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara terjadi akibat penggrebekan polisi terhadap salah seorang pelaku terorisme yang diduga bernama Abu Hamzah.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal menjelaskan bahwa ledakan terjadi setelah satuan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror melakukan pengembangan kasus terorisme di wilayah Sumatera Utara.

"Saat petugas kami ingin menuju dan menggeledah rumah terduga, di halaman ada ledakan,” terangnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya