Berita

Abraham Samad/Net

Politik

Abraham Samad: Pimpinan KPK Jangan Diam Saja

SELASA, 12 MARET 2019 | 21:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keseriusan atau political will dari pihak-pihak terkait dibutuhkan dalam mengungkap kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Untuk itu, mantan Ketua KPK Abraham Samad mendesak pimpinan KPK untuk pro aktif dalam menyuarakan kasus yang telah berjalan 700 hari tanpa kejelasan itu.

"Pimpinan KPK harus proaktif menyuarakan kasus Novel. Karena kalau menurut saya, kuncinya ada di pimpinan KPK," tegas Samad saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (12/3).


Pimpinan KPK, katanya, harus menemui Presiden Joko Widodo untuk duduk bersama merumuskan tim gabungan pencari fakta (TGPF). Tim ini nantinya akan bekerja membantu polisi dalam mengungkap penyiraman air keras terhadap kasus Novel.

"Inisiatif TGPF harus datang dari pimpinan KPK. Pimpinan KPK jangan diam-diam saja, harus proaktif agar menemui jalan keluar," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya