Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Prodem: Menjual Saham Bir Tindakan Yang Ceroboh

SELASA, 12 MARET 2019 | 21:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas saham di perusahan produsen Anker Bir, PT Delta Djakarta (DLTA) terus menuai pro dan kontra.

Aktivis Jaringan Pro Demokrasi (Prodem) Setya Dharma Pelawi menilai rencana itu harus dikaji secara mendalam. Termasuk, alasan Pemprov DKI di tahun 1970 membeli saham tersebut sebesar 23,33 persen.

“Kenapa pada saat itu Pemprov DKI Jakarta memilih investasi minuman beralkohol, apa yang menjadi pertimbangan dan alasannya, sampai saat ini kitapun tidak tahu,” urainya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (12/3).


Selain itu, Jakarta sebagai kota besar yang dihuni beragam suku bangsa dan negara juga harus menjadi pertimbangan. Sebab, tidak sedikit orang asing menganggap minum bir atau yang beralkohol sebagai suatu kebutuhan dan gaya hidup. Bahkan mereka menganggap bir sudah seperti kopi di mata orang Indonesia.

Sehingga pelepasan saham bir akan membuat Pemprov DKI Jakarta harus mengimpor dari luar untuk menyuplai pemenuhan gaya hidup mereka.  

“Saya bukan penikmat minuman bir, tapi marilah kita berpikir rasional bahwa ada kepentingan yang lebih besar yang harus dipertimbangkan. Misalnya, impor minuman beralkohol dari luar negeri akan menguras devisa,” tegasnya.

Dengan kata lain, dia melihat pelepasan saham bir bisa menjadi tindakan yang bodoh. Untuk itu, Setya meminta Gubernur Anies untuk fokus merealisasikan janji kampanye dalam mewujudkan Jakarta yang bahagia kotanya, bahagia warganya.

“Melepas atau menjual kepemilikin saham bir merupakan suatu tindakan yang bodoh atau ceroboh,” tegasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya