Berita

Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan KPK/RMOL

Hukum

Koalisi Desak Jokowi Keluarkan Keppres Tuntaskan Kasus Novel

SELASA, 12 MARET 2019 | 20:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan KPK mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan keputusan presiden untuk membentuk tim gabungan perncari fakta.

Kuasa hukum Novel Baswedan Arif Maulana mengatakan, hingga saat ini kasus teror dengan air keras terhadap Novel masih belum menunjukkan perkembangan apapun.

"Sudah 700 hari pasca penyerangan Novel Baswedan pada 11 April 2017 belum ada perkembangan berarti. Sejak 9 Januari 2019 lalu sudah dibentuk tim gabungan Polri dengan KPK. Sudah tiga bulan berlalu tidak ada hasil yang disampaikan ke kita semua termasuk kepada kuasa hukum penyidikan yang dilakukan kepolisian," tuturnya dalam jumpa pers di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (12/3).


Dalam upaya mengungkap kasus Novel, koalisi juga telah melayangkan surat ke kepolisian untuk meminta transparansi perkembangan kasus. Bahkan, dalam kasus itu juga disinyalir telah terjadi obstruction of justice atau upaya menghalang-halangi penuntasannya.

"Kami sudah sampaikan beberapa surat meminta agar tim gabungan Polri menyampaikan transparansi. Tim gabungan berisi banyak perwira dan penyidik belum ada hasil berarti dan belum terungkap. Juga melaporkan pada KPK terkait obstruction of justice itu ada dalam kasus Novel," jelas Arif yang juga ketua LBH Jakarta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya