Berita

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto/Net

Politik

Valid! Video Viral Prabowo Marah Karena Tak Tega Melihat Rakyat Diperlakukan Kasar

SELASA, 12 MARET 2019 | 18:58 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

. Kabar valid soal viralnya potongan video Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto yang menegur seorang pria dari atas mobil mulai terkuak.

Dari video yang dibagikan oleh Eks Kasum TNI, Johanes Suryo Prabowo di laman twitter miliknya Selasa (12/3), terungkap bahwa video berdurasi 29 detik yang sebelumnya viral memiliki lanjutan adegan.

Dalam video tersebut terdengar jelas Prabowo emosi lantaran menilai pasukan pengamanan capres bertindak kasar kepada masyarakat yang hendak menyalami Prabowo.


"Jangan dorong rakyat," teriak Prabowo sambil menunjuk petugas yang disinyalir mendorong warga yang ingin bersalaman dengan Prabowo.

Dalam postingan tersebut, JS Prabowo juga mengutip kalimat yang dilontarkan Prabowo saat kejadian itu terjadi. "Kamu jangan menghalangi saya untuk salaman dengan rakyat, dan kamu tidak boleh kasar kepada rakyat," kata Prabowo.

Sebelumnya diberitakan, media sosial dihebohkan oleh potongan video berdurasi 29 detik yang berisi rekaman Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto yang manyapa masyarakat dari atas mobil MPV hitam.

Yang membuat ramai dari video tersebut adalah sikap Prabowo yang terlihat tidak ramah kepada salah satu pria berbusana batik yang mengiringinya dari samping kiri mobil.

Terlihat Prabowo sempat menepis tangan pria tersebut seraya meminta agar si pria tersebut menyingkir dari mobil yang ia tumpangi.

Belakangan, Satuan Tugas Khusus Pengamanan Dalam (Satgassus Pamdal) VVIP Mabes Polri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Cianjur, Jawa Barat dan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Saya AKBP Rahmat Hakim dari Satgassus Pamdal VVIP Mabes Polri, yang ditugaskan selaku ADC (Aide De Camp) pasangan calon Capres 02, bapak H. Prabowo Subianto. Kami memohon maaf kepada masyarakat Cianjur, serta kepada bapak H. Prabowo Subianto atas kegiatan pengawalan yang kami laksnakan," kata AKBP Rahmat Hakim.

Demikian disampaikan AKBP Rahmat Hakim dalam video berdurasi 53 detik. Dia yang mengenakan pakaian putih diapit empat rekannya berpakaian batik. Latar belakang video mereka adalah backgroup Prabowo-Sandi.

AKBP Rahmat Hakim menjelaskan perihal Prabowo yang sempat menepis tangan pria berpakaian batik saat masyarakat yang mengerumuninya di atas mobil.

"Karena antusias masyarakat yang dekat, sehingga Bapak Prabowo Subianto mengingatkan kami untuk menjaga keselamatan masyarakat dan bersikap lebih humasnis kepada masyarakat," ucapnya.

"Demikian penyampaikan kami untuk meluruskan berita-berita hoax yang beredar," tutup AKBP Rahmat Hakim menambakan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya