Berita

Andi Arief/Repro

Politik

Andi Arief Banting Setir Jadi Petani Hidroponik

SELASA, 12 MARET 2019 | 12:55 WIB | OLEH: ADE MULYANA

Politisi muda berbakat Andi Arief yang baru-baru ini tersangkut kasus tidak mengenakan, kelihatannya banting setir ke arah lain.

Sudah beberapa hari belakangan ini Andi Arief memposting video yang memperlihatkan dirinya di pertanian rumah kaca hidroponik atau aquaponik.

Dari gayanya menjelaskan pertanian hidroponik yang sedang dilakoninya, kelihatannya Andi Arief sudah lama mempelajari teknik pertanian ini.


Rumah kaca untuk tanaman sayur-sayuran hidroponik, Andi Arief juga memperlihatkan tong-tong raksasa yang dipersiapkan untuk ternak ikan nila.

Tetapi dasar politisi, di sela-sela penjelasannya mengenai pertanian hidroponik ini, Andi Arief masih sempat menyelipkan persnyataan berbau politik.

Misalnya dalam video yang dia upload pada tanggal 10 Maret 2018.

“Aquaponik ini adalah perpaduan antata aquaculture dengan hidroponik. Ikan nila ini kan punya limbah, kotoran. Kotorannya akan diproses (untuk menjadi pupuk hidroponik),” ujar Andi Arief sambil memperlihatkan instalasi aquaponik yang sedang dikerjakannya.

Selain untuk sayuran hidroponik, limbah ikan nila juga akan digunakan untuk tanaman jamur.

“Kita ngerjain ini ajalah. Puasa ngetwit sampai tanggal 17 April. Ada gitu loh kita disuruh puasa ngetwit. Kalau puasa Ramadhan kita kuat, kalau puasa ngetwit ya harus kuatlah,” kata dia lagi.  

Namun begitu, sambungnya, sebelum tanggal 14 April bila diperlukan sesekali dirinya akan ngetwit juga.

Sementara dalam video terakhir yang diupload beberapa jam lalu, Andi Arief memperlihatkan pertanian hidroponik yang dikunjunginya, yang sudah berhasil. Menurutnya, pertanian hidroponik yang hanya beberapa kilometer dari pertanian hidroponik miliknya itu baru dikerjakan selama satu tahun.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya