Berita

Pengungsi Rohingya/Net

Dunia

Bangladesh Siap Pindahkan Pengungsi Rogingya Ke Pulau Tak Berpenghuni, PBB Cemas

SENIN, 11 MARET 2019 | 23:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bangladesh beresiko menciptakan krisis baru bagi para pengungsi Rohingya jika menlanjutkan rencana untuk memindahkan 230 ribu pengungsi Rohingya ke sebuah pulau tak berpenghuni bernama Bhasan Char.
 
Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh utusan HAM PBB untuk Myanmar, Yanghee Lee (Senin, 11/3).
 
Lee mengatakan kepada Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa awal pekan ini bahwa dia tidak yakin apakah pulau di Teluk Bengal yang akan menjadi tempat relokasi itu layak huni atau tidak.
 

 
Karena itulah, jika relokasi dilakukan tanpa persetujuan para pengungsi, maka hanga akan berpotensi menciptakan krisis baru.
 
Sementara itu, sejumlah aktivis HAM memperingkan bahwa para pengungsi akan terjebak jika direlokasi ke Bhasan Char.
 
Pasalnya, pulau itu berlumpur dan merupakan dataran rendah yang sering banjir selama musim hujan dan hanya memberikan sedikit peluang mata pencaharian.
 
Dikabarkan Al Jazeera, meskipun ada keberatan, pemerintah Bangladesh pada akhirnya berharap untuk memindahkan 100.000 warga Rohingya ke pulau itu. Pemerintah Bangladesh beralasan bahwa langkah itu akan dapat mengurangi tekanan pada kamp yang penuh sesak.
 
Diketahui bahwa lebih dari 730.000 warga Rohingya tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak di Bangladesh setelah melarikan diri dari Rakhine di Myanmar sejak akhir 2017 lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya