Berita

Jubir KPK Febri Diansyah/RMOL

Politik

Besok KPK Sambangi Kantor PKS, Gerindra, PDIP Dan PKB

SENIN, 11 MARET 2019 | 21:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bagian Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi akan menyambangi DPP partai politik. Untuk Selasa besok (12/3), sebanyak empat parpol disambangi KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, maksud kedatangan KPK merupakan tindak lanjut perwujudan akuntabilitas dan translaransi pendanaan di parpol. Sebab, permasalahan mendasar korupsi politik yakni biaya politik yang mahal.

"Besok tim satgas untuk politik berintegritas yang ada di diknyanmas akan mendatangi kantor-kantor DPP parpol. Besok ada empat DPP partai yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tim KPK akan datang dan diskusi bersama unsur-unsur DPP di parpol," ujar Febri di kantornya, Jakarta, Senin (11/3).


Menurutnya, KPK akan berdiskusi dengan para petinggi parpol terkait pendanaan rasional dan realistis yang dibutuhkan.

"Karena uang yang digunakan itu adalah uang dari masyarakat. Dari banyak kajian yang dilakukan dan juga dari kasus-kasus yang dicermati oleh KPK, salah satu akar persoalan dari korupsi politik itu yang harus diselesaikan adalah dari aspek pendanaannya," tutur Febri.

Adapun, untuk parpol yang belum dijadwalkan akan disambangi KPK rencananya akan dilakukan pada 14 Maret mendatang.

"Untuk partai-partai lain nanti 14 Maret 2019. Jadi, nanti akan diinformasikan lebih lanjut persisnya jam berapa. Dari diskusi awal yang dilakukan di awal Maret kemarin semua sekjen yang kami undang dalam FGD tersebut merasa terbantu dalam hal ini," demikian Febri.  

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya