Berita

Data DPT tidak wajar/Net

Politik

9,8 Juta Pemilih Lahir 1 Juli, BPN Nilai Tidak Wajar

SENIN, 11 MARET 2019 | 20:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menemukan belasan juta daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak wajar.

Data tersebut dianggap tidak wajar karena terjadi lonjakan DPT yang signifikan di tiga titik tanggal kelahiran pemilih. Di antaranya pemilih yang lahir di tanggal 1 Juli dengan jumlah mencapai 9.817.003 orang.

Kemudian, pemilih yang lahir di tanggal 31 Desember mencapai 5.377.401 orang dan pemilih dengan tanggal lahir 1 Januari sebanyak 2.359.304 orang.


Total DPT dengan tanggal lahir tidak wajar itu mencapai 17.553.708 orang.

Lonjakan pemilih di tiga titik tanggal kelahiran tersebut berada jauh di atas tanggal lahir lain, yang rata-rata di bawah 2 juta orang.

Data pemilih tidak wajar juga ditemukan tim BPN dalam data pemilih yang berusia di atas 90 tahun. Jumlahnya mencapai 304.782 orang. Selain itu, ada juga temuan tentang jumlah pemilih berusia 17 tahun yang berjumlah 20.475 orang.

BPN telah resmi melaporkan temuannya ini ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Laporan diterima langsung oleh Bagian Data dan Informasi Biro Perencanaan dan Data, Setjen KPU RI, David Soma.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya