Berita

ACJC bertamu ke gedung KPK/RMOL

Hukum

KPK Afghanistan Belajar Pemberantasan Korupsi Ke Indonesia

SENIN, 11 MARET 2019 | 18:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Afghanistan atau Anti Corruption Justice Center (ACJC) berkunjung ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Senin (11/3).

Wakil Ketua KPK Laode M Syarief menjelaskan bahwa ACJC datang untuk membicarakan kerjasama penanggulangan korupsi kedua negara.

"Kita membicarakan kemungkinan kerjasama ke depan dan beliau-beliau datang juga untuk bertukar pikiran dan belajar di Anti Corruption Learning Center di gedung sebelah (KPK lama) yang akan dimulai pada hari Rabu (13/3)," ujar Laode.


Kiprah ACJC dalam memberantas korupsi juga tidak kalah garang dengan KPK. ACJC yang terdiri dari tiga institusi seperti hakim, kepolisian, dan kejaksaan telah berhasil meringkus para buronan pelaku tindak pidana korupsi dari berbagai latar belakang profesi.

“Banyak sekali kasus-kasus yang diselesaikan termasuk deputi, menteri, gubernur, bahkan Jenderal dari militer yang diinvestigasi, dituntut dan berhasil masuk penjara," terangnya.

Namun demikian, Laode menegaskan bahwa regulasi peradilan di Indonesia berbeda dengan Afghanistan. Karenanya, jika diterapkan di Indonesia dianggap belum sesuai.

Hal itu, lanjut Laode, pernah dilakukan oleh KPK ketika awal berdirinya KPK hingga sempat digugat di Mahkamah Konstitusi (MK) karena tidak sesuai dengan peraturan perundangan.

"Saya pikir dengan yang sekarang sudah cukup. Karena kita pikir sekarang kan kita ada penyidik dan ada penuntut yang ada di KPK. Kalo di sana (Afghanistan) itu terdiri dari tiga institusi, termasuk pengadilan," tutur Laode.

"Tapi dulu kan masih ingat waktu awal-awal pembentukan KPK digugat di MK karena pengadilan tidak boleh diatur di dalam UU KPK," imbuhnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya