Berita

Dunia

Pesawat Ethiopian Airlines Yang Naas Angkut Satu WNI, Ini Tanggapan Kemlu

MINGGU, 10 MARET 2019 | 23:06 WIB | LAPORAN:

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tengah menelusuri informasi terkait kemungkinan adanya korban Warga Negara Indonesia (WNI) dalam kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh pada hari ini, Minggu (10/3).

Hal itu disampaikan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (10/3) malam, menyusul informasi jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines dengan rute Addis Ababa, Ethiopia menuju Nairobi, Kenya.

"Kemlu bersama Perwakilan RI di sekitar lokasi kejadian masih terus berkomunikasi dengan otoritas setempat untuk mendapatkan informasi yang sevalid mungkin mengeni kemungkinan adanya korban WNI," kata Iqbal.


Berdasarkan informasi yang diterima maskapai tersebut membawa penumpang lebih dari 30 negara, salah satunya dari Indonesia.

Masing-masing penumpang yang berada di pesawat tersebut yaitu 32 warga Kenya, 18 Kanada, sembilan Ethiopia, delapan Italia, delapan warga Cina, delapan warga Amerika, tujuh warga negara Inggris, tujuh warga negara Prancis, enam warga negara Mesir, lima warga negara Belanda, empat warga India, empat orang dari Slovakia, tiga warga Austria, tiga Swedia, tiga Rusia, dua Maroko, dua Spanyol, dua Polandia dan dua Israel.

Belgia, Indonesia, Somalia, Norwegia, Serbia, Togo, Mozambik, Rwanda, Sudan, Uganda, dan Yaman masing-masing memiliki satu warga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya