Berita

Hasyim Asyari/Net

Politik

Jangankan Mendukung, Punya Kecenderungan Saja ASN Tidak Boleh

SABTU, 09 MARET 2019 | 21:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bisa bisa menahan diri selama gelaran Pemilu Serentak 2019 berlangsung. ASN harus tetap bersikap netral atau tidak memihak salah satu pasangan calon di Pilpres 2019.

Begitu imbauan Komisioner KPU Hasyim Asyari kepada wartawan di Kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3).

"ASN ini dalam kontestasi persaingan politik dalam Pemilu, menurut saya sebaiknya menghindarkan diri dalam kecenderungan," ujarnya.


Menurut Hasyim, tugas seorang ASN adalah menjalankan amanat UU sebagaimana mestinya. Sementara di dalam aturan perundangan ditegaskan bahwa ASN tidak boleh berpihak.

"Jadi jangankan menyampaikan dukungan, kecenderungan saja itu mestinya tidak boleh," tegasnya.

Dia mengajak lembaga terkait untuk berperan aktif mengawasi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh ASN masing-masing.

“Lembaga-lembaga yang punya otoritas harus mengontrol atau memberikan peringatan, memberikan sanksi kepada ASN. Ini yang saya kira untuk aktif mengawasi atau memantau itu," demikian Hasyim.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya