Berita

MH370/Net

Dunia

Lima Tahun Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines MH370, Keluarga Masih Menanti Jawaban

JUMAT, 08 MARET 2019 | 22:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hari ini (Jumat, 8/3) tepat lima tahun yang lalu, pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 membuat geger dunia karena dinyatakan hilang dari radar dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur ke Beijing.
 
Total 239 orang dalam pesawat itu tidak diketahui nasib dan keberadaannya, bahkan hingga saat ini. Kasus itu menjadi salah satu misteri terbesar dalam dunia penerbangan.
 
Meski bertahun-tahun berlalu, namun keluarga dan kerabat dari para penumpang dan awak pesawat itu masih menanti jawaban atas nasib orang yang mereka sayangi di dalam pesawat nahas tersebut.
 

 
Mereka menyerukan perburuan dan pencarian pesawat itu untuk dilanjutkan.
 
Di China, sekitar 50 kerabat penumpang melakukan perjalanan ke Beijing dari seluruh negeri untuk menandai lima tahun hilangnya pesawat tersebut.
 
Mereka berkumpul di luar gedung Kementerian Luar Negeri. Beberapa di antara mereka menangis ketika petugas kepolisian memandang.
 
Salah seorang keluarga penumpang, Hu Qiufang mengatakan kepada AFP bahwa anggota keluarga telah menghabiskan waktu lima tahun untuk memohon bertemu menteri luar negeri. Tetapi mereka hanya diberikan kesempatan bertemu dengan pejabat tingkat rendah.
 
"Pemerintah China tidak mendengarkan kami, kami merasa sangat tidak berdaya," kata pria 78 tahun, yang putranya berada dalam penerbangan itu.
 
"Sebagai negara kita, China harus mendukung keluarga," tambahnya.
 
Sementara itu di Malaysia, anggota keluarga menyerukan agar pencarian dimulai kembali. "Kami akan terus melakukan apa pun yang kami bisa untuk memastikan pencarian terus berjalan," kata Grace Nathan, yang ibunya Anne Daisy berada di pesawat.
 
"Selama ada kemungkinan pencarian, kami tetap berharap bahwa pesawat itu dapat ditemukan," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya