Berita

Penjaa tua Alcatraz/BBC

Global

Terowongan Era Perang Sipil AS Ditemukan Di Bawah Penjara Tua Alcatraz

JUMAT, 08 MARET 2019 | 21:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah studi baru menemukan terowongan dan bangunan era Perang Sipil Amerika Serikat terkubur di bawah penjara pulau Alcatraz yang terkenal di San Francisco, California.
 
Sejarawan telah lama menduga bahwa penjara federal yang terkenal itu dibangun di atas benteng militer Amerika Serikat yang dibangun pada tahun 1800an.
 
Sebuah studi yang diterbitkan minggu lalu di Near Surface Geophysics menggambarkan kompleks yang ditemukan di bawah halaman penjara tersebut.
 

 
Penjara yang sekarang telah ditutup itu tercatat memenjarakan beberapa penjahat terburuk dalam sejarah Amerika Serikat.
 
Studi tentang tanah, yang sekarang dikendalikan oleh Dinas Taman Nasional, dilakukan dengan radar penembus tanah dan pindaian terestrial.
 
Di bawah halaman rekreasi penjara, para peneliti menemukan bukti struktur yang terkubur sepenuhnya, majalah amunisi dan terowongan.
 
"Sisa-sisa ini sangat terawat, dan sangat dekat dengan permukaan," kata penulis studi yang juga merupakan seorang arkeolog di Binghamton University, Timothy de Smet.
 
"Mereka tidak terhapus dari pulau, mereka tepat di bawah kakimu," sambungnya, seperti dimuat BBC.
 
Berbekal bukti baru, para peneliti sekarang berencana untuk melakukan lebih banyak pengujian di pulau yang dikenal sebagai The Rock itu
 
Pulau ini pertama kali diklaim oleh pemerintah Amerika Serikat untuk penggunaan militer setelah digunakan untuk mengambil kendali California dari Meksiko pada tahun 1840an. Selama Perang Sipil Amerika Serikat, Benteng Alcatraz digunakan di penjara militer resmi Pantai Barat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya