Berita

Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan/net

Hukum

KPK Sudah Periksa Laporan Kekayaan 14 Kepala Daerah Di Jambi

RABU, 06 MARET 2019 | 18:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di wilayah Provinsi Jambi.

Pemeriksaan LHKPN digelar selama tiga hari berturut-turut di Kantor Gubernur Jambi. Sebanyak 14 orang yang terdiri dari kepala daerah dan mantan kepala daerah di Provinsi Jambi telah diperiksa KPK.

"Pemeriksaan LHKPN tersebut dilakukan dalam rangka penegakan hukum, pengawasan intenal dan pencegahan tindak pidana korupsi," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan, Rabu (6/3).


Dalam pemeriksaan tersebut, KPK mewawancarai para penyelenggara negara untuk mengetahui kebenaran serta keberadaan dan kewajaran laporan harta kekayaannya.

LHKPN adalah wujud komitmen penyelenggara negara yang berintegritas. Ini sesuai ketentuan UU 28/2009 pasal 5 angka 2 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Berikut ini 14 penyelenggara negara di Provinsi Jambi yang harta kekayaannya telah diperiksa KPK. Walikota Jambi, Syarif Fasha; Bupati Kerinci, Adirozal; Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial; Bupati Tebo, Sukandar, Bupati Muaro Jambi, Masnah; Wakil Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno.

Kemudian Bupati Batang Hari, Syahrisah; Wakil Bupati Batang Hari, Sofia Joesoef; Wakil Bupati Sarolangun, Hilallatil Badri; Walikota Sungaipenuh, Asafri Jaya Bakri; Wakil Walikota Sungaipenuh, Zulhelmi; Bupati Bungo, Mashuri;Bupati Merangin, Al Haris; dan mantan Wakil Bupati Merangin, Abdul Khafidh.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya