Berita

Darmadi Durianto/Net

Politik

Darmadi Durianto Bantah Kampanye Di Acara Cap Go Meh

RABU, 06 MARET 2019 | 02:15 WIB | LAPORAN:

. Anggota DPR Darmadi Durianto membantah telah melakukan pelanggaran kampanye. Apalagi dugaan pelanggaran itu dituduhkan saat dia mengikuti Festival Cap Go Meh.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, dirinya sama sekali tidak melakukan pelanggaran kampanye karena memang dia hadir pada acara yang berlangsung di Krendang Raya, Jakarta Barat, Minggu (24/2) itu hanya sebagai undangan. Itu pun sebagai anggota DPR bukan sebagai Caleg.

"Apakah saya salah menghadiri undangan tersebut?" tanya Darmadi ini saat dihubungi wartawan, Selasa (5/3).


Lebih lanjut ditekankan anak buah Megawati Soekarnoputri ini, Festival Cap Go Meh Krendang Raya merupakan ajang perayaan budaya tahunan yang mayoritas dihadiri oleh warga perantau asal Kalimantan Barat. Dia mengaku sudah hadir sebagai undangan dalam acara selama lima tahun terakhir.

Kemarin, katanya hadir pula dalam acara itu lurah, para tokoh masyarakat, tokoh perkumpulan, dan lain-lain. Semua yang hadir di situ katanya untuk melestarikan budaya bangsa serta memperkokoh semangat kebangsaan.

"Dalam pidato sambutan saya juga sama sekali tidak berkampanye, semua ada bukti rekamannya," tambahnya.

Senada, Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Krendang Raya, Phang Mui Jun pun membenarkan Darmadi hadir sebagai anggota DPR yang konsen untuk melestarikan budaya bangsa. Bukanlah kampanye politik seperti yang dituduhkan.

"Dan juga saat menyampaikan kata sambutan tidak ada ajakan seperti kampanye, justru menekankan pentingnya melestarikan budaya bangsa, semua tamu undangan yang hadir juga mengetahuinya," tegas Phang Mui.

Yayasan Pelestarian Budaya Tao Nusantara (YPBTN) melaporkan Caleg DPR dari PDIP Darmadi Durianto ke Bawaslu Jakarta Barat. Darmadi diduga sengaja kampanye saat Festival Cap Go Meh 2019.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya