Berita

Maudy Ayunda/Net

Blitz

Maudy Ayunda, Galau, Diterima S2 Harvard dan Stanford

SELASA, 05 MARET 2019 | 08:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Maudy Ayunda, salah satu seleb Ta­nah Air yang sangat memprioritaskan pendidikan. Setelah selesai menempuh pendidikan S1 di Oxford University, kini Maudy tengah dilema lantaran diterima S2 di dua kampus ternama dunia.

Maudy telah lolos masuk S2 di Harvard University dan Stanford University. Kabar membanggakan ini disampaikan oleh Maudy lewat Insta­gram, kemarin. Maudy lebih dulu mem­bagikan kabar gembiranya diterima dalam program Master Pendidikan di Harvard University.

Bintang film Perahu Kertas ini kem­bali membuat warganet terkejut dengan postingan kedua yang menunjukkan surat penerimaannya di Stanford Uni­versity, California. Ia pun mengaku galau menghadapi kejutan besar ini.


"Tapi ceritanya belum berakhir. Saat ini aku mengalami dilema yang indah, aku mendengar kabar dari mimpi besar yang lain yakni penerimaan program MBA Stanford. Jujur aku tak berpikir bisa masuk. Tingkat penerimaannya sangat rendah dan saat mengajukan aplikasi, aku mengingatkan kepada diri sendiri bahwa seharusnya tidak me­naikan harapan saya. Hampir mustahil untuk masuk," cerita pelantun Untuk Apa dan Alasan untuk Bahagia ini.

Kebimbangan Maudy menjadi-jadi manakala Harvard adalah universitas nomor satu di dunia. "Aku belum me­mutuskan. Tapi aku sudah condong ke salah satu kesempatan yang besar ini. Aku akan membagikan keputusanku ini nanti ketika waktunya tiba," cetusnya.

Postingan Maudy ini pun disam­but bahagia oleh fans-nya di media sosial. "So proud of you," kata fan. "Panutanku keren, pintar," sahut yang lain.

Selain itu, beberapa warga juga menyebut Maudy cocok menjadi Puteri Indonesia. "Nih baru con­toh wanita Indonesia zaman now. Cantik, pintar, kalem. Inspirasi banget," komentar @nuning­ningsih. "Cocok jadi Puteri Indonesia nih," sahut @his_pss82. "Ini nih cocok jadi iconnya wanita Indo­nesia. Beauty, brain, and her behavior is almost perfect! Get focused on the day ahead Maudy!" ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya